Pages

Home » » Legenda Situ patenggang

Legenda Situ patenggang

 
Masyarakat yang menempati suatu daerah akan menciptakan budaya. Untuk memudahkan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan jiwanya masayarakat menciptakan hal-hal penunjang kesejatian dirinya mulai fisik dan dirinya. 

Budaya tutur dalam mengabarkan masa lalu yang berkembang di masyarakat merupakan salah satu unsur yang ada dalam masyarakat tertentu. Cerita yang dikabarkan sangat beragam. Ada yang berlatar keluarga, proman percintaan, keluhuran budi pekerti, kepatriotan, dan lain sebagainya.

Cerita agung yang menyentuh inti jiwa suatu masyarakat akan dipegang erat-erat lebih lebih-lebih berkaitan dengan suatu daerah tertentu. Cerita-cerita ini bila dituturkan dengan budaya tutur terkadang dikuatkan dan ditingkatkan lagi menjadi legenda. Dalam legenda ini biasanya meresap kejadian-kejadian luar biasa dan di luar nalar. Sampai di titik ini legenda harus berhenti sebagai filosofi masyarakat atau menjadi kisah yang eksotis. Situ Patenggang yang diciptakan Tuhan dengan begitu indah memiliki legenda yang menyertainya.

Legenda Situ Patenggang

Alkisah, ada  sepasang kekasih yang saling mencintai. Ucapan janji setia dari hati yang paling dalam telah diucapkan. Akan sehidup semati. Akan setia selalu sepanjang masa. Cinta akan dipertahankan sampai maut menjemput. 

Sepasang kekasih ini adalah Ki santang dan Dewi Rengganis. Dua insan yang sedang diliputi rasa cinta ini merasa sangat sedih ketika datang kabar bahwa Ki Santang harus pergi ke medan perang untuk mempertahankan kerajaan Pajajaran. Dengan berat hati Dewi Rengganis dengan berat hati harus melepas sang pujaan hati untuk maju ke medan laga sementara ia benar-benar tidak tahu apakah Ki Santang akan kembali lagi padanya atau gugur sebagai pahlawan sejati.

Dengan hati yang penuh dengan kasih sayang berbalut rasa sedih harus berpisah dengan sang tambatan hati, namun Dewi rengganis tetap tersenyum melepas kepergian Ki Santang. Istri Sunda sejati adalah yang mendukung para pria untuk semangat berjuang. Istri sunda yang selalu ceria dan menampakkan sikap optimis dan menularkan sikap itu kepada orang lain. Sungguh sikap yang ksatria.

Dengan pandangan mata menatap lebut krpada Dewi Rengganis, Ki santang mengucap janji untuk segera kembali dan menikahi Dewi Rengganis bila peperangan telah usai.  Dengan langkah kaki yang tegap serta hati yang penuh dengan tekad bulat dan bahagia karena sang kekasih merelakannya untuk berjuang dan berjanji akan selalu setia menunggu kepadanya. Dewi Rengganis berjanji akan selalu menunggu Ki Santang di satu tempat yang ada batu besarnya.
Maka berangkatlah Ki Santang ke Medan juang demi mempertahankan kehormatan negaranya. Dan Dewi rengganis pun menjaga kesucian hati dan dirinya. Hari berlalu musim berganti Ki santang belum kunjung datang. dewi Rengganis masih tetap menanti kedatangannya dengan penuh kesetiaan.

Akhirnya penantian pun segera usai. Ki Santang dengan penuh kerinduan datang menghampiri Dewi Rengganis yang sedang menunggunya sejak lama. Setelah dekat dalam hati Ki Santang berucap: "aku yakin kepada kekasihku, wanita cantik itu adalah Dewi Rengganis yang setia menungguku. Semakin dekat semakin jelas, memang wanita cantik itu adalah Dewi Rengganis. Dengan penuh bahagia Ki Santang memanggil Dewi Rengganis: nyai engkau telah memenuhi janjimu untuk setia kepadaku .... Dewi Rengganis pun menjawab: Kakang engkaupun telah memenuhi janjimu untuk kembali kepadaku.

Kemudian Ki Santang berkata: urang muji syukur ka yang widi nyai, rehna urang parantos ditepangkeun deui. Lalu Ki Santang pun menambah perkataannya: Aku ingin memberikan sesuatu kepadamu, namun apakah yang engkau inginkan dariku sebagai tanda kasiku padamu??. Dewi Rengganis pun menjawab: Kakang... aku ikhlas menunggumu. tiada yang aku inginkan selain dirimu lahir dan batinmu. Tidak aku pernah menginginkan harta atau apapun darimu. Aku ingin engkau setia dan selalu mencintaiku.

Ki Santang pun menjawab: Tidak pernah aku meragukan kesetiaanmu. yang aku maksudkan hanya ingin memberikan yang khusus untukmu. Dewi Rengganis pun berkata: baiklah kalu maksud kakang seperti itu. Buatlah danau untukku yang ditengah-tengahnya ada pulau tempat kita bercengkerama. 
Setelah perbincangan seperti itu segeralah Ki Santang memenuhi apa yang ia maksudkan. Dengan segenap ilmu kedigdayaan ia mengerahkan segala kemampuan yang ia miliki. Seperti itulah cinta sanggup membuat seseorang mampu membangun sesuatu yang fenomenal dan memiliki cita rasa seni tinggi.  Maka kemudian terbentuklah satu danau yang indah yang sangat bernuansa romantis. Disinal bersemi bunga-bunga cinta.

0 comments:

Posting Komentar